Translate

Home » , , » Mengapa Indonesia Menjadi Negara Layak Huni?

Mengapa Indonesia Menjadi Negara Layak Huni?

Written By Muhammad Umaruddin on Sabtu, 11 Juli 2015 | 7/11/2015 01:26:00 PM

Menjadi warga negara Indonesia merupakan suatu berkah yang patut disyukuri. Negara berkembang ini memiliki potensi yang sungguh luar biasa, mulai dari sumber daya alam, sumber daya manusia sampai sumber budaya yang begitu luar biasa. Banyak warga negara asing yang akhirnya sadar akan potensi yang besar ini dan mencoba untuk memasuki sistem Indonesia. Berikut ini akan dibahas sumber-sumber yang perlu di  gali lebih dalam, yaitu:

1.    Sumber Daya Alam
Telah banyak yang tahu bahwa kekayaan alam di Indonesia sungguh berlimpah. Mulai dari laut yang banyak mengandung ikan dan terumbu karang yang hanya ada di Indonesia. Banyak tambang minyak di lepas pantai maupun di daratan. Banyak batu mulia yang terkubur di dataran Indonesia, khususnya Papua. Tanah Indonesia yang begitu subur, dan cocok untuk hampir semua jenis tanaman yang ada di dunia ini. Hutan yang begitu hijau dan menjadi paru-paru Asia bahkan dunia untuk saat ini. Dan tentu saja masih banyak kekayaan alam lainnya yang belum kita ketahui dengan jelas, seperi flora dan fauna langkah yang hanya ada di Indonesia.

Namun, jika penduduk Indonesia hanya bangga terhadap kekayaan alam tersebut bukanlah menjadi suatu hal yang menguntungkan. Banyak rakyat Indonesia yang hanya mengambil kekayaan alam tersebut lalu menjual kepada orang asing dengan harga murah. Sedangkan orang luar dapat mengolah bahan mentah tersebut menjadi bahan jadi, lalu rakyat Indonesia membeli lagi produk tersebut. Misalnya getah parah atau karet, penduduk Indonesia susah payah mengumpulkan getah tersebut berhari-hari, lalu dijual ke orang asing dengan harga murah, misalnya Jepang. Jepang membuat karet mentah tersebut menjadi produk yang berkualitas, seperti ban kendaraan. Dan Tahukah berapa harga ban kendaraan terutama mobil, sungguh harga yang fantastik kalau mengingat bahan bakunya dari hutan asli Indonesia.

2.    Sumber Daya Manusia
Yang satu ini mungkin banyak yang tidak percaya, dengan beberapa asumsi berikut:
-    kalau penduduk Indonesia pintar, tidak mungkin ditipu orang asing?
-    kalau penduduk Indonesia mandiri, mana bisa bangga akan produk asing dari produk sendiri? sampai beras saja impor
-    kalau dan kalau lainnya
Tapi, semua itu hanya sebagian kecil orang yang terlalu dibesar-besarkan. Faktanya banyak sekali penduduk Indonesia yang berkarya di luar negeri tanpa kita sadar akan hal itu. Siapa sangkah ada beberapa anak Indonesia yang menjadi animator di film Marvel, seperti tranformer dkk. Penemu 4G adalah orang Indonesia, namun di Indonesia sendiri 4G belum ada, kalaupun ada masih di pusat negara.

Suatu pertanyaan yang seharusnya muncul adalah, kenapa mereka begitu terkenal dan berbakat di negeri orang sedangkan di negeri kita sendiri mereka tidak dikenal?

Bravo!.

Jika mau tahu jawabannya, adalah dari kepercayaan kita sendiri. Kepercayaan disini maksudnya adalah seseuatu yang sudah mendarah daging kita anggap benar. rakyat Indonesia akan lebih bangga jika anaknya sekolah tinggi dengan banyak gelar, dari pada membangun bisnis dari nol dan mencoba kegagalan sebelum sukses datang. Orang Indonesia lebih suka jadi pekerja, dari pada menjadi pembuat kerja. Orang Indonesia lebih bangga jika berstatus PNS, entah itu guru, polisi, dll, walaupu harus masuk dari jalur belakang dengan biaya yang luarrrr biasa mahal. Lalu orang-orang kreatif seperti mereka yang terkenal di luar negeri tidak dihargai dinegaranya sendiri, mereka lebih suka di negeri orang lain yang lebih menantang mereka.

berikut ini orang Indonesia yang membanggakan Indonesia, tapi banyak yang belum tahu:
a.    Prof. Khoirul Anwar (dari Kediri, Jatim)
b.    Michael Iskandar (penemu mesin Big Bang)
c.    Sri Mulyani
d.    Sehat Sutardja (Marvell Technology Group)
e.    Butet Manurung (Sokola rimba)
f.    Ardian Syaf (komikus, DC Comics)
g.    Joey Alexander (Pianis cilik)
h.    Ria Papaermoon (Pencipta teater boneka)
i.    Peter Firmansyah (Peter Says Denim)
j.    Chris Lesmana (perancang Volks Wagen)
k.    Rini Sugianto (animator “hobbit 2”, The avenger, Hunger games, dll)
l.    masih banyak lagi (cari aja di internet)

3.    Sumber Budaya
Kalau yang satu ini banyak yang belum tahu. Loh emang kalau banyak budaya bisa dijual? Bisa...
namun dijual disini bukan dalam bentuk jual beli hak kepemilikan, tapi dalam bentuk seni pertunjukkan. Banyak orang dari negeri lain yang menghargai budaya suatu daerah, mereka menjadi turis hanya untuk melihat keunikan budaya disuatu tempat. Lihat saja Bali di Indonesia yang begitu terkenal, bahkan orang lebih tahu Bali daripada Indonesia sendiri.

Banyak sekali budaya di Indonesia yang perlu dilestarikan. Jangan sampai budaya di klaim orang luar baru mau marah-marah. contohnya dangdut dari Indonesia, tapi warga kita kebanyakan lebih suka musik pop luar. Kuda lumping yang banyak anak Indonesia bilang jadul, tapi saat di klaim Malaysia mau marah-marah. Wayang, reog, dan sejenisnya.

Semua budaya itu menjadi daya tarik yang luar biasa jika dikemas dengan baik dalam bentuk pertunjukkan budaya. Mencampur dua budaya agar orang lain mengerti tidak menjadi masalah, bahkan menarik para turis. Lihat saja korea yang bisa mencampur budaya barat dengan budaya asli mereka, membuat mereka menjadi negara yang diperhitungkan untuk saat ini. Kebudayaan bangsa terjaga, dan terkenal di kanca dunia. Keren kan...

Berikut budaya atau kesenian Indonesia yang terkenal di luar negeri tapi di negeri sendiri dianggap sebelah mata:
a.    Tari Saman
b.    Batik
c.    Angklung
d.    Pakaian adat Lampung
e.    Randai
f.    Reog Ponorogo
g.    Tari Piring
h.    Tari Indang Badindin
i.    Tari Kecak
j.    Tarian Papua
k.    Jaipong
l.    dll

altovart.blogspot.com

0 comment :

Posting Komentar

Selamat Datang

Selamat Datang
Berbagi membawa Berkah :)

ikuti kami