Translate

Home » » Cerita Unik selama di Kampung Inggris

Cerita Unik selama di Kampung Inggris

Written By Muhammad Umaruddin on Senin, 13 April 2015 | 4/13/2015 06:02:00 AM

Mungkin hanya sebulan memang aku berdiam di Pare yang terkenal dengan Kampung Inggris. Tapi banyak hal yang berbeda yang dirasakana selama belajar disini. Ada Beberapa yang unik yang patut di ceritakan kembali.

Langsung saja, kita mulai dari:

1. Bahasa
Dari awal sebelum berangkat ke Kampung Inggris, aku sudah menyiapkan diri belajar Bahasa Inggris untuk kehidupan sehari-hari. Yaa.. mungkin mau pesen makanan, nyewa sepeda, dll. TAPI>>> ternyata gak semua orang di Kampung Inggris menggunakan Bahasa Inggris. -___-. Rasanya itu jelebbbbb benget.. Kukira Kampung Inggris itu kesehariannya makek  Bahasa Inggris. Tapi Bahasa Jawa, ya aku ora ngerti to mas, aku wong Palembang. Ora terti toh.. tapi tenang saja, bagi yang daftar di Kursus yang termasuk camp/dormitory biasanya di kehidupan dalam camp full English. Aku di GE camp Las Vegas itu full English, walaupun terkadang masih terbata-bata karena gak tau vocabnya, kalau gitu kita bilang "how to say?.

2. Makanan
Hmmm... secara saya orang sumatera yang biasanya makan sambel yang pedes gethoo.. tapi disini makanannya manis-manis, termasuk sambelnya, -___-. Jadi agak kurang nafsu makan deh disini. Trus disini orangnya senang makan ketan gitu, pake susu, kelapa. Haha.. kalau aku di rumah kalau makan ketan itu sepiring besar, eh disini sepiring kecil itu. Dan yang paling penting adalah pempek, yang gak sama sekali berasa pempek, apalagi cukanya. Dalam hati, pantes saja orang rela beli pempek ke Palembang, karena pempek di luar Palembang itu rasanya lumayan aneh jika dibandingkan dengan pempek asli. Tapi tenang saja, makanan disini rata-rata murah kok, sesuai dengan kantong pelajar. Apalagi mahasiswa yang baru lulus masih pening nyari kerjaan, hahaha... tertawa ganas.. Ehh ada yang terkenal juga disinii,, ya itu pentol



nasi kotak



3. Di jalan
Kalau di Sumatera itu yaa. Kalau pake motor kecil kek bebek itu, yaa jadi pembicaraan, terutama kalau helmnya biasa aja. Tapi disini, yang pakek motor itu lumayan loh, banyak yang pakek sepeda dan jalan kaki. Jadi walaupun jalan kecil, gak kena macet. Coba aja di Palembang kek gini, gak bakal macet juga. Kemana-mana bawa mobil yang isinya Cuma sendirian, enak motoran aja. Oh iya.. gak usah risau, bagi perantau yang mau jalan-jalan hemat, cukup sewa motor aja, mulai dari 50 sampai 100 ribu per 12 jam atau seharian penuh. Kalau sewa sepeda mulai dari 50 sampai 100 ribu perbulan loh.. murah khannn...


Buah yang paling dominan disini adalah ini... gak tahu apa namanya,, aku bilang sih ceri..



Tanaman ketan





0 comment :

Posting Komentar

Selamat Datang

Selamat Datang
Berbagi membawa Berkah :)

ikuti kami